Turki memulai pembicaraan untuk bergabung dengan Area Pembayaran Euro Tunggal (SEPA)
Turki secara resmi menyatakan niatnya untuk bergabung bersama sistem pembayaran Eropa SEPA (Single Euro Payments Area). Menteri Luar Negeri Hakan Fidan mengatakan bahwa lembaga keuangan terkait saat ini sedang meneliti masalah ini secara detail. Pernyataan tersebut disampaikan pada konferensi pers pasca pembicaraan resmi bersama Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri, Kaja Kallas, dan dua Komisioner Eropa lainnya yang mengunjungi Ankara pada 30 Juni.
Single Euro Payments Area merupakan jaringan keuangan lintas batas yang besar dan saat ini menyatukan 41 negara. SEPA memungkinkan transaksi tanpa uang tunai dalam mata uang euro, menawarkan biaya rendah, pemrosesan pembayaran yang cepat, dan keandalan yang tinggi kepada para peserta. Turki dan Uni Eropa saat ini sedang melakukan konsultasi aktif untuk menilai kesiapan teknis sistem perbankan Turki untuk potensi partisipasi dalam proyek tersebut.
Negosiasi mengenai langkah integrasi potensial ini dilakukan ketika Ankara berupaya memperdalam kerja sama ekonomi dan teknologi dengan mitra utama Eropa mereka. Apabila konsultasi berhasil diselenggarakan, lembaga keuangan dan bisnis Turki akan mendapatkan akses langsung ke infrastruktur Eropa yang terpadu. Hal ini akan secara signifikan mengurangi biaya konversi mata uang dan pemrosesan pembayaran bagi perusahaan komersial, serta bagi jutaan warga yang melakukan transaksi lintas batas.