empty
 
 
12.08.2026 06:39 PM
USD/JPY: Kiat-kiat untuk Trader Pemula – 12 Agustus (Sesi AS)

Ulasan Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Uji level 159,28 terjadi ketika MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan tersebut.

Yen sempat menguat cukup baik, namun penurunannya dengan cepat diborong menjelang rilis data penting AS. Pasar kini menantikan laporan inflasi utama AS, termasuk Consumer Price Index dan ukuran inti yang mengecualikan harga makanan dan energi. Data ini secara langsung membentuk ekspektasi terhadap kebijakan The Fed, karena laju kenaikan harga memperkuat argumen untuk pengetatan kebijakan moneter, sementara ukuran inti dianggap sebagai indikator paling akurat dari tekanan inflasi yang persisten. Lonjakan inflasi yang tajam akan mendukung dolar melalui kenaikan imbal hasil US Treasury dan meningkatnya ekspektasi terhadap sikap hawkish bank sentral. Bagi yen, skenario seperti ini mengandung risiko pelemahan, karena dolar yang lebih kuat di tengah inflasi tinggi akan memperlebar perbedaan antara pendekatan The Fed dan sikap Bank of Japan yang jauh lebih berhati-hati. Perbedaan ini secara tradisional menjadi beban bagi mata uang Jepang, dan laporan yang kuat dapat mendorong USD/JPY lebih tinggi. Sebaliknya, inflasi yang lemah akan melemahkan dolar dan memberi kesempatan bagi yen untuk memulihkan sebagian posisi yang hilang.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih fokus pada penerapan Skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario #1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY ketika titik entri tercapai di sekitar 159,25 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan hingga 159,63 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 159,63, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, menargetkan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Kenaikan pasangan tersebut hari ini memungkinkan, tetapi prospeknya relatif tidak pasti. Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari garis tersebut.

Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana membeli USD/JPY jika harga menguji level 159,10 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 159,25 dan 159,63 dapat diharapkan.

Sinyal Jual

Skenario #1: Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah harga menembus ke bawah 159,10 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah 158,79, di mana saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, menargetkan pergerakan 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan turun pada pasangan ini akan kembali hari ini jika bank sentral melakukan intervensi. Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari garis tersebut.

Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana menjual USD/JPY jika harga menguji level 159,25 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju level berlawanan di 159,10 dan 158,79 dapat diharapkan.

This image is no longer relevant

Apa yang Ditampilkan pada Grafik

  • Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli;
  • Garis hijau tebal – level harga yang diharapkan di mana Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diambil secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
  • Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual;
  • Garis merah tebal – level harga yang diharapkan di mana Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diambil secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
  • Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting. Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat mengambil keputusan untuk masuk pasar. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap berada di luar pasar untuk menghindari tertangkap dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat kehilangan seluruh saldo akun dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen keuangan yang tepat dan trading dengan volume besar.

Dan ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.