Lihat juga
Uji harga di 161,23 terjadi ketika indikator MACD sudah berada jauh di bawah nol, yang membatasi kemungkinan penurunan untuk pasangan tersebut. Uji kedua di 161,23 memberikan peluang untuk membuka posisi beli sesuai dengan Skenario No. 2, yang menghasilkan pergerakan naik kecil sekitar 10 pip pada pasangan ini.
Yen Jepang mengalami lonjakan jangka pendek minggu lalu, dipicu oleh berita bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi memberikan sinyal kemungkinan mendukung kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Pernyataannya, yang menggarisbawahi pentingnya kerjasama erat antara pemerintah dan bank sentral, dipandang oleh pasar sebagai sinyal kesiapan untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter. Namun, momentum ini tidak berlangsung lama.
Pasar tampaknya dengan cepat kembali ke sentimen yang ada sebelumnya, dan permintaan untuk dolar AS terhadap yen pulih dengan kekuatan yang sama. Harga terkini pasangan USD/JPY yang mendekati level 161,75 meningkatkan harapan terhadap kemungkinan intervensi dari BoJ. Dalam kondisi seperti ini, semua pelaku pasar tetap fokus pada BoJ. Diharapkan, untuk menstabilkan mata uang domestik dan mencegah depresiasi lebih lanjut, bank sentral mungkin akan melakukan intervensi di pasar valuta asing. Besaran dan waktu pelaksanaan intervensi semacam itu akan menjadi faktor utama yang mempengaruhi dinamika pasangan USD/JPY ke depan dan sentimen pasar valuta asing secara umum yang berhubungan dengan ekonomi Jepang.
Terkait strategi intraday, saya akan terutama mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana untuk membeli USD/JPY hari ini pada titik entry di sekitar 161.75 (garis hijau pada chart), dengan target pergerakan ke 162.18 (garis hijau yang lebih tebal pada chart). Di sekitar 162.18, saya berencana menutup posisi buy dan membuka posisi sell berlawanan arah (dengan target pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut). Akan lebih baik kembali membeli pair ini saat terjadi koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 161.51 sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pair dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 161.75 dan 162.18.
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 161.51 diperbarui (garis merah pada chart), yang akan memicu penurunan cepat pada pair. Target utama seller akan berada di level 161.10, di mana saya berencana menutup posisi sell dan sekaligus langsung membuka posisi buy berlawanan arah (dengan target pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Seller dapat kembali kapan saja hanya dengan sedikit isyarat dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 161.75 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pair dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 161.51 dan 161.10.