empty
 
 
17.06.2026 12:50 AM
Dolar Menyerahkan Nasibnya kepada The Fed

Donald Trump sangat persuasif. Pasar mulai meragukan efektivitas kesepakatan antara AS dan Iran, tetapi penghuni Gedung Putih itu tetap kukuh. Menurutnya, kesepakatan antara para pihak yang berseteru itu sudah final. Amerika tidak akan membayar reparasi kepada Republik Islam dan sedang berurusan dengan orang-orang rasional di Teheran. Mereka tidak akan mengembangkan senjata nuklir. EUR/USD merespons pidatonya dengan menguat, apalagi data makroekonomi memberikan kejutan positif bagi euro.

Optimisme di kalangan investor Jerman meningkat pada bulan Juni, mencerminkan sentimen positif di tengah ekspektasi bahwa konflik di Timur Tengah akan berakhir. Ekonomi Jerman berpotensi pulih lebih cepat daripada yang diperkirakan. Selain itu, proyeksi negatif dari Bundesbank dapat menjadi pendorong rally EUR/USD. Kemungkinan bahwa data aktual akan melampaui proyeksi ini cukup tinggi.

Dinamika Optimisme di Kalangan Investor Jerman

This image is no longer relevant

Meskipun demikian, Presiden Bundesbank Joachim Nagel tetap berhati-hati. Ia menyatakan bahwa terlepas dari kesepakatan antara AS dan Iran, konsekuensi konflik di Timur Tengah akan terasa dalam jangka panjang. Harga energi yang tinggi mulai merembes ke inflasi inti di zona euro. Jika proses ini berlanjut, Bank Sentral Eropa akan terpaksa melanjutkan siklus kenaikan suku bunganya.

Dengan demikian, ECB tidak menutup kemungkinan kenaikan lebih lanjut pada suku bunga deposito dan tidak mengaitkannya secara langsung dengan konflik di Timur Tengah. Hal ini sejalan dengan pandangan pasar futures yang memperkirakan satu atau dua langkah pengetatan moneter lagi pada 2026, yang memberikan dukungan bagi EUR/USD.

Ekspektasi Pasar terhadap Suku Bunga Federal Reserve

This image is no longer relevant

Akankah The Fed terus mempertahankan sikapnya untuk menaikkan suku bungan fed? Instrumen derivatif memperkirakan pengetatan kebijakan moneter tahun ini dengan probabilitas sebesar 58%. Namun, akankah bank sentral mengonfirmasi pandangan pasar futures tersebut? Nasib dolar AS dan pasangan mata uang yang terkait dengannya akan bergantung pada hal ini.

Ada banyak skenario untuk pertemuan FOMC pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Ketua The Fed yang baru mungkin saja mengulangi mantra Gedung Putih tentang sifat kenaikan harga konsumen yang hanya sementara. Hal ini dapat memicu spekulasi bahwa ia berupaya menyenangkan Trump, yang pada akhirnya mendorong lonjakan kuotasi EUR/USD. Sebaliknya, para investor berpengalaman mengingat bahwa Warsh dahulu dikenal sebagai "hawk". Jika ia mengejutkan pasar dengan isyarat akan adanya kenaikan suku bunga fed dalam waktu dekat, indeks saham mungkin turun, sementara dolar AS akan menguat.

This image is no longer relevant

Dengan demikian, EUR/USD dapat bergerak ke kedua arah, tetapi ekspektasi yang masih tertunda terkait teks kesepakatan AS–Iran berperan sebagai faktor penahan. Sampai teks tersebut tersedia, pasangan mata uang utama ini kemungkinan akan tetap berada dalam fase konsolidasi.

Secara teknikal, sebuah bullish inside bar sedang terbentuk pada grafik harian EUR/USD. Biasanya, kemunculannya menandakan ketidakpastian. Trader dapat menempatkan pending order posisi beli di 1,1610 dan posisi jual di 1,1575.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.