Lihat juga
Sesi trading AS hari ini menghadirkan tiga peristiwa penting bagi dolar — masing-masing penting dengan caranya sendiri.
Pertama, data akhir Universitas Michigan untuk bulan Mei. Pembacaan awal menunjukkan indeks sentimen konsumen di angka 48,2 — rekor terendah, di bawah angka April 49,8 dan di bawah perkiraan 49,5. Rilis final akan dilakukan hari ini, dan pasar tidak mengharapkan kejutan: konsensus untuk indeks kondisi saat ini adalah 47,8, untuk ekspektasi konsumen 48,5, untuk ekspektasi inflasi satu tahun 4,5% (vs. 4,7% sebelumnya) dan untuk ekspektasi lima tahun 3,4%.
Menariknya, ekspektasi inflasi sekarang lebih penting daripada indeks sentimen itu sendiri. Ekspektasi tahunan di angka 4,5% masih jauh melebihi level 3,4% yang tercatat pada bulan Februari sebelum perang Iran dan jauh di atas kisaran pra-pandemi 2,3–3,0%. Inilah metrik yang dipantau ketat oleh The Fed. Jika angka final melebihi angka sementara — misalnya, kembali ke 4,7% atau lebih tinggi — dolar akan mendapatkan dukungan karena spekulasi retorika Fed yang lebih keras. Jika data mengkonfirmasi angka sementara atau terbukti sedikit lebih lunak, reaksinya akan tenang — pasar sebagian besar telah memperhitungkan hal ini.
Poin kedua adalah pidato anggota FOMC Christopher Waller. Perlu diingat bahwa sebelumnya Bapak Waller menyebut gagasan untuk kembali ke rezim cadangan defisit sebagai "kebodohan," secara terbuka menentang rencana ketua Fed yang baru. Pernyataan hari ini menarik terutama dalam konteks inflasi: jika ia memberi sinyal sikap yang lebih hawkish daripada yang tersirat dalam notulen Mei, dolar dapat mendapatkan dorongan tambahan pada akhir pekan. Jika ia tetap menggunakan bahasa yang hati-hati, pasar akan menganggapnya sebagai konfirmasi sikap menunggu dan melihat dari regulator.
Terakhir, peristiwa ketiga dan mungkin yang paling signifikan hari ini adalah pelantikan Kevin Warsh sebagai ketua Fed yang baru. Senat mengukuhkan pengangkatannya dengan selisih suara yang sangat tipis, dan pergantian kepemimpinan ini terjadi pada saat yang sangat canggung: inflasi telah meningkat ke level tertinggi sejak 2023, risalah rapat bulan Mei mencatat kesiapan sebagian besar anggota komite untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga, dan ekspektasi pasar untuk pengetatan kebijakan telah meningkat menjelang Maret tahun depan. Warsh dikenal sebagai pendukung pengurangan neraca yang substansial dan kebijakan yang lebih ketat secara keseluruhan, dan pasar akan mengamati komentar publik pertamanya dalam peran barunya dengan cermat. Di sisi lain, janji Warsh sebelumnya kepada Presiden Trump untuk memangkas suku bunga menghadirkan dilema: menepati janji tersebut sekarang akan sangat sulit.
Kedatangan Warsh kemungkinan besar bukanlah sinyal positif jangka panjang yang jelas bagi dolar. Reaksi jangka pendek akan bergantung pada nada pernyataan awalnya. Jika ia mendukung kebijakan yang keras serupa dengan Powell, dolar akan mendapatkan dukungan; jika ia memilih kata-kata yang hati-hati untuk menghindari memicu kegelisahan pasar, reaksinya akan tenang. Bagaimanapun, hari ini merupakan penanda penting bagi kemungkinan arah The Fed di bawah kepemimpinan baru.