Lihat juga
Pasangan GBP/USD menunjukkan pergerakan yang menarik sejak Rabu pagi. Bukan hanya karena laporan inflasi penting untuk bulan April di Inggris dirilis, tetapi juga karena laporan tersebut mendapat sorotan besar, meskipun pada akhirnya diabaikan pasar. Perlu diingat bahwa kemarin telah diumumkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga acuan Bank of England pada level saat ini berdasarkan hasil pertemuan bulan Juni. Inflasi turun dari 3,3% menjadi 2,8%, sehingga tidak ada alasan bagi Bank of England untuk memperketat kebijakan moneter. Namun, sebelumnya pasar hampir sepenuhnya yakin akan adanya kenaikan suku bunga, sehingga sekarang dapat dilanda gelombang kekecewaan. Pasar sudah mulai mengantisipasi penurunan inflasi sejak pekan lalu, sehingga faktor ini mungkin sudah tercermin dalam harga. Meski demikian, pelaku pasar mengabaikan laporan paling penting minggu ini. Di sisi lain, mereka tidak bisa mengabaikan pernyataan baru dari Donald Trump, yang hingga kini masih belum terkonfirmasi. Minggu ini, Presiden AS tersebut pertama-tama membatalkan serangan baru ke Iran dan kemudian menyatakan bahwa negosiasi berlangsung sangat produktif. Akibatnya, pound Inggris cenderung menguat sepanjang minggu ini.
Pada time frame 5 menit hari Rabu, terbentuk dua sinyal beli dan satu sinyal jual. Selama sesi trading Eropa dan Amerika, harga dua kali memantul dari area 1,3380-1,3386, tetapi tentu saja, tanpa Trump, pound tidak akan menunjukkan kenaikan yang begitu kuat. Sinyal beli saling menguatkan, dengan posisi long menghasilkan sekitar 50 pip keuntungan. Sinyal jual dari area 1,3456-1,3476 juga bisa dieksekusi.
Pada time frame per jam, pasangan GBP/USD masih berada dalam tren turun, tetapi latar belakang geopolitik berubah cukup signifikan minggu ini, sehingga memungkinkan mata uang Inggris menguat dengan cukup meyakinkan. Tanpa dimulainya kembali perang skala penuh di Timur Tengah, dolar tidak dapat diharapkan menguat seperti pada Februari–Maret. Peristiwa-peristiwa individual masih bisa memicu penguatan, tetapi kami tidak percaya pasar akan memulai gelombang aversi risiko yang baru.
Pada hari Kamis, para trader pemula dapat membuka posisi short dengan target 1,3380-1,3386 jika harga memantul dari area 1,3456-1,3476. Konsolidasi di atas area 1,3456-1,3476 akan memungkinkan pembukaan posisi long baru dengan target 1,3587-1,3598.
Pada time frame 5-menit, level-level yang dapat diperdagangkan saat ini meliputi: 1,3175-1,3180, 1,3259-1,3267, 1,3319-1,3331, 1,3380-1,3386, 1,3456-1,3476, 1,3587-1,3598, 1,3631-1,3641, 1,3695, 1,3741-1,3751. Hari ini, indeks aktivitas bisnis dijadwalkan rilis di Inggris dan AS; namun, pasar bisa saja mengabaikan data ini, sebagaimana sepanjang minggu ini pasar mengabaikan laporan pengangguran dan inflasi.
Level (area) harga support dan resistance – level yang menjadi target saat membuka posisi beli atau jual, atau menjadi sumber sinyal.
Garis merah – saluran atau garis tren yang menampilkan tren saat ini dan menunjukkan arah mana yang lebih disarankan untuk diperdagangkan saat ini.
Indikator MACD (14, 22, 3) – histogram dan garis sinyal – indikator pendukung yang juga bisa digunakan sebagai sumber sinyal.
Pernyataan penting dan laporan (yang tercantum dalam kalender berita) dapat sangat memengaruhi pergerakan pasangan mata uang. Oleh karena itu, saat rilis data tersebut, trading harus dilakukan dengan sangat hati-hati, atau sebaiknya keluar dari pasar untuk menghindari pembalikan harga yang tajam berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Para pemula yang trading di pasar Forex harus ingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan profit. Mengembangkan strategi yang jelas dan manajemen modal yang efektif adalah kunci keberhasilan trading jangka panjang.