empty
 
 
14.05.2026 12:50 AM
XAG/USD: Analisis Harga. Perkiraan. Permintaan di Asia dan Ketegangan Geopolitik Mendorong Kenaikan Harga Perak

This image is no longer relevant

Pada hari Rabu, perak (XAG/USD) melanjutkan tren kenaiknya, trading tepat di bawah level psikologis $90,00, naik 2,45% dalam satu hari. Logam mulia ini terus mendapat dukungan dari tingginya permintaan di Asia, meskipun dolar AS menguat dan imbal hasil Treasury meningkat—faktor yang biasanya mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil.

Kenaikan harga perak terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang berkelanjutan di Timur Tengah, di mana negosiasi AS–Iran mengalami kebuntuan. Kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi terus memicu tekanan inflasi global, yang pada gilirannya meningkatkan minat investor terhadap logam mulia.

Data inflasi terbaru di AS juga memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat untuk jangka waktu yang lebih lama. Pada April, Consumer Price Index (CPI) di AS naik menjadi 3,8% secara tahunan, level tertinggi sejak Mei 2023, sementara Producer Price Index (PPI) meningkat 6% pada periode yang sama. Tren ini mendorong kenaikan imbal hasil US Treasury, yang mendukung penguatan dolar. Terlepas dari kondisi yang kurang menguntungkan bagi logam mulia, perak menunjukkan ketahanan yang luar biasa.

This image is no longer relevant

Para analis dari TD Securities mempercayai bahwa faktor utama yang memengaruhi pasar saat ini berasal dari permintaan di China. Mereka mencatat bahwa para pemain utama di Shanghai Futures Exchange (SHFE) terus aktif dalam membeli perak, dan premi di pasar China tetap tinggi.

Lebih lanjut, TD Securities menunjukkan bahwa baru-baru ini muncul beberapa peluang untuk arbitrase impor, yang menunjukkan bahwa permintaan dari Asia menjadi pendorong kenaikan harga perak, sementara arus dari penasihat perdagangan komoditas kurang diperhatikan.

Tingginya permintaan fisik ini berperan dalam mengurangi dampak buruk dari penguatan dolar AS dan harapan bahwa The Fed akan mempertahankan tingkat suku bunga yang tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Dari perspektif teknikal, Relative Strength Index (RSI) sudah mendekati area overbought, yang menandakan kemungkinan terjadinya koreksi. Level resistance saat ini berada pada angka psikologis $90,00, sedangkan level support utama adalah di 100-day SMA. Oscillator menunjukkan kecenderungan positif, mengonfirmasi dominasi pihak bullish, dan 200-day SMA menggambarkan tren kenaikan jangka panjang secara keseluruhan.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.