Lihat juga
Pasangan mata uang EUR/USD kembali diperdagangkan dengan cukup lemah pada hari Rabu, dengan volatilitas rendah hampir sepanjang hari. Menjelang malam, rapat FOMC dan pidato Jerome Powell berlangsung, yang tentu saja meningkatkan volatilitas pasar pada jam-jam terakhir tersebut. Namun, di sisa waktu perdagangan, tidak ada pergerakan berarti di pasar. Bahkan rilis data yang relatif penting seperti laporan inflasi di Jerman dan data durable goods orders di AS diabaikan oleh pelaku pasar. Dengan demikian, euro tetap berada dalam tren turun baru yang terbentuk setelah penembusan garis-garis indikator Ichimoku dan garis tren.
Dari sudut pandang teknikal, tren naik telah patah, tetapi penguatan dolar yang lebih lanjut masih membutuhkan pemicu. Faktor geopolitik tidak lagi memberikan dukungan yang sama bagi mata uang AS; pasar mengabaikan latar belakang makroekonomi; peristiwa fundamental tidak terjadi sesering sebelumnya; dan tren jangka panjangnya masih tetap naik. Oleh karena itu, kami menilai probabilitas terjadinya kenaikan baru pada pasangan ini lebih tinggi dibandingkan kelanjutan penurunan. Namun, untuk dapat lebih yakin terhadap skenario tersebut, dibutuhkan penembusan kembali garis-garis indikator Ichimoku.
Pada time frame 5 menit hari Rabu, hanya satu sinyal jual yang muncul. Selama sesi perdagangan Asia, pasangan ini memantul dari garis Kijun-sen dan bergerak turun sekitar 20 pip, bahkan lebih kecil dibandingkan hari sebelumnya. Volatilitas kembali rendah, dan area target terdekat tidak tersentuh.
Laporan COT terbaru tertanggal 21 April. Ilustrasi pada time frame mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih para trader non-komersial masih "bullish," tetapi menurun dengan cepat akibat peristiwa geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader melepas euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Donald Trump tidak berubah, tetapi dolar sempat berperan sebagai "mata uang cadangan" untuk sementara waktu. Namun, proses ini mungkin sudah berlalu.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang dapat memperkuat euro, sementara faktor yang memadai untuk pelemahan dolar masih tetap ada. Perang di Timur Tengah sempat membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi ketika "masa berlaku" faktor ini habis, semuanya akan kembali seperti semula. Ada kemungkinan periode tersebut sudah terlewati. Dalam jangka panjang, euro dapat turun ke level $1,06 (garis tren), tetapi tren naik tetap akan relevan. Saat ini, pasangan mata uang ini belum bergerak terlalu jauh dari garis tren menurun, yang sudah beberapa kali ditembus.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya keseimbangan antara bull dan bear. Selama pekan pelaporan terakhir, jumlah posisi long kelompok "Non-commercial" meningkat sebesar 2.700, sementara jumlah posisi short turun sebesar 12.500. Dengan demikian, posisi bersih meningkat sebanyak 15.200 kontrak dalam sepekan.
Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD mulai membentuk tren turun. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, tetapi tidak memburuk, sehingga saat ini hanya sedikit alasan kuat bagi dolar AS untuk menguat lebih lanjut. Akan ada cukup banyak peristiwa penting minggu ini, sehingga volatilitas yang baik dapat diharapkan. Secara teknikal, dolar berada pada posisi yang lebih menguntungkan dibandingkan euro, tetapi keunggulan ini masih perlu dimaksimalkan.
Untuk tanggal 30 April, kami menyoroti level-level berikut untuk trading: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615-1,1625, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1830-1,1837, 1,1907-1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1758) dan Kijun-sen (1,1713). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa mengatur perintah stop-loss ke breakeven jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Kamis, sejumlah besar laporan makroekonomi dijadwalkan di Jerman, Uni Eropa, dan AS. Sebagian besar kemungkinan akan diabaikan oleh pasar, namun kami tetap menyarankan untuk memberi perhatian pada laporan inflasi UE dan laporan PDB AS. Rapat European Central Bank juga akan berlangsung hari ini, tetapi tidak diharapkan ada keputusan penting. Volatilitas bisa meningkat, namun kemungkinan tidak setinggi yang semua orang perkirakan.
Hari ini, para trader dapat membuka posisi jual jika harga memantul dari garis Kijun-sen atau area 1,1750-1,1760, dengan target area 1,1657-1,1666. Posisi beli tetap relevan, dengan target 1,3588, karena harga memantul dari area 1,3465-1,3480.
Level harga support dan resistance – garis merah tebal, di sekitar area yang dapat menjadi akhir pergerakan. Garis-garis ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis dari indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini kuat.
Level ekstrem – garis merah tipis dari mana harga sebelumnya memantul. Garis-garis ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning – garis tren, saluran tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT – ukuran posisi bersih (net position) dari setiap kategori trader.