empty
 
 
28.04.2026 08:01 PM
EUR/USD: Analisis Smart Money – Pasar Tetap Waspada Menjelang Federal Reserve

Pasangan EUR/USD terus bergerak dalam fase koreksi retracement. Harga kini mendekati bullish imbalance 13, namun pola ini belum terkonfirmasi. Dengan demikian, belum terbentuk sinyal beli, meskipun sinyal tersebut bisa muncul dalam beberapa hari ke depan. Minggu ini sulit diprediksi karena pada hari Rabu dan Kamis akan dirilis banyak laporan penting, disertai rapat dari ketiga bank sentral yang relevan bagi para trader EUR/USD dan GBP/USD. Akibatnya, aktivitas trading dan volatilitas pasar berpotensi meningkat tajam, sementara arah pergerakan pasangan ini dapat sering berubah. Namun, jika melihat kondisi saat ini, penguatan lanjutan dolar AS menuju imbalance 13 tetap memungkinkan. Tidak ada perkembangan geopolitik signifikan dalam beberapa hari terakhir, sementara peristiwa kunci pertama dijadwalkan besok malam—rapat FOMC. Menjelang acara ini, tekanan bearish meningkat, yang dapat mencerminkan ekspektasi pasar yang cenderung hawkish. Para analis tidak memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada April, tetapi retorika Jerome Powell bisa menjadi lebih ketat. Bagaimanapun, tanpa adanya berita besar, saya tidak memperkirakan pasangan ini turun menembus imbalance 13.

This image is no longer relevant

Dalam situasi saat ini, trader hanya bisa menunggu reaksi di imbalance 13. Tidak ada zona beli lain yang jelas untuk saat ini, dan tren masih bullish. Dengan demikian, hanya sinyal beli yang menarik untuk diperhatikan. Saat ini belum terbentuk pola bearish. Sinyal beli sebelumnya dari imbalance 12 berjalan dengan baik, dengan euro menguat sekitar 270 poin. Posisi-posisi ini bisa ditutup dengan profit yang solid. Untuk saat ini belum ada dasar yang kuat untuk melakukan penjualan.

Perlu diperhatikan bahwa lonjakan nilai dolar AS dalam satu setengah hingga dua bulan terakhir sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor geopolitik. Setelah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, tekanan jual berkurang dan para investor yang optimis kembali aktif membeli. Saat ini, gencatan senjata tersebut masih cukup rapuh, tetapi tetap bertahan. Saya telah berulang kali menegaskan bahwa saya tidak melihat akhir untuk tren positif ini, meskipun ada penembusan pada level rendah yang penting. Pergerakan harga dalam dua bulan terakhir hanya akan berubah menjadi tren negatif jika ketegangan geopolitik meningkat lebih lanjut. Namun, pasar sering kali sudah memperhitungkan skenario terburuk terlebih dahulu, berusaha untuk mempersiapkan diri menghadapi hasil yang paling ekstrem. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa para trader telah sepenuhnya mempertimbangkan dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dalam keadaan seperti ini, pihak yang pesimis tidak lagi memiliki keuntungan.

Secara keseluruhan, analisis teknis menunjukkan gambaran yang jelas. Pertama, harga tidak menunjukkan respons terhadap ketidakseimbangan 11. Kedua, harga merespons ketidakseimbangan 12, menciptakan sinyal positif di tengah tren naik. Ketiga, telah terbentuk ketidakseimbangan positif yang baru, yakni ketidakseimbangan 13, yang menjadi area penting untuk mencari peluang beli di masa mendatang dan sekaligus berfungsi sebagai level dukungan bagi euro.

Berita yang mendasari pada hari Selasa hampir tidak ada, kecuali untuk rilis laporan ADP yang, bahkan dalam laporan bulanan, jarang menarik perhatian pasar secara signifikan. Pidato Christine Lagarde juga dijadwalkan hari ini, tetapi pasar sudah memfokuskan perhatiannya kepada Federal Reserve dan secara hati-hati memantau peningkatan harga minyak yang mulai menguat.

Masih terdapat banyak faktor yang mendukung aktivitas positif pada tahun 2026, bahkan kenaikan ketegangan di Timur Tengah tidak menghapus alasan-alasan tersebut. Dari segi global dan struktural, kebijakan yang diterapkan Trump yang menyebabkan pelemahan tajam dolar AS tahun lalu belum mengalami perubahan. Dalam beberapa bulan ke depan, dolar AS mungkin akan menguat sesekali akibat sentimen menghindari risiko, tetapi situasi ini memerlukan adanya eskalasi yang berkelanjutan di Timur Tengah. Saya belum memperkirakan akan ada tren negatif yang bertahan lama. Dolar AS memang mendapatkan dukungan sementara, tetapi belum jelas apa yang bisa memicu momentum bearish yang panjang dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kalender berita untuk AS dan Zona Euro:

  • Jerman – Indeks Harga Konsumen (12:00 UTC).
  • AS – Building Permits (12:30 UTC).
  • AS – Durable Goods Orders (12:30 UTC).
  • AS – New Home Sales (12:30 UTC).
  • AS – Keputusan Suku Bunga FOMC (18:00 UTC).
  • AS – Konferensi Pers dengan Jerome Powell (18:30 UTC).

Pada 29 April, kalender ekonomi memuat beberapa rilis penting, dengan pertemuan Federal Reserve sebagai agenda utama. Dampak latar belakang berita terhadap sentimen pasar pada hari Rabu bisa signifikan, terutama pada paruh kedua hari.

Prakiraan dan rekomendasi trading EUR/USD:

Menurut pandangan saya, pasangan ini masih menjalani fase pembentukan tren naik. Meskipun kondisi fundamental mengalami perubahan drastis dua bulan lalu, tren ini belum bisa dianggap selesai atau dibatalkan. Oleh karena itu, para pelaku pasar yang bullish mungkin akan melanjutkan kenaikan dalam waktu dekat, asalkan situasi geopolitik tidak kembali mengarah ke eskalasi.

Sebelumnya, trader bullish memiliki peluang untuk membuka posisi beli berdasarkan sinyal dari ketidakseimbangan 12, dan pergerakan ke atas masih berpotensi berlanjut menuju rekor tertinggi tahunan. Ketidakseimbangan 13 yang baru juga telah muncul dan berpotensi memberikan sinyal bullish lainnya dalam waktu dekat. Untuk mendukung kenaikan euro secara berkelanjutan tanpa gangguan, konflik di Timur Tengah perlu menuju resolusi yang stabil, yang hingga saat ini belum terwujud. Namun, di sisi lain, belum ada alasan tambahan yang jelas untuk meningkatkan tekanan bearish. Dalam waktu dekat, saya akan lebih fokus pada analisis teknikal, yang saat ini menunjukkan dominasi bullish.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.