empty
 
 
31.03.2026 01:03 PM
GBP/USD. Analisis dan Perkiraan Harga

This image is no longer relevant

Pasangan mata uang GBP/USD menunjukkan pemulihan yang hati-hati dari angka 1. 3155, yaitu titik terendah selama empat bulan yang tercatat saat sesi Asia, dan tampaknya telah menghentikan penurunan yang berlangsung selama lima hari. Nilai tukar ini telah bergerak kembali di atas angka 1. 3200; meskipun demikian, kemungkinan untuk peningkatan lebih lanjut masih terbatas karena ketegangan yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah. Berita mengenai Presiden AS Donald Trump yang melihat adanya kemajuan dalam perundingan untuk menghentikan tindakan militer AS terhadap Iran memberikan sedikit dorongan jangka pendek kepada pasar, walaupun ancaman serangan baru terhadap infrastruktur energi dan seruan untuk membuka kembali Selat Hormuz masih ada.

Iran sendiri menegaskan bahwa mereka belum siap untuk terlibat dalam dialog langsung dengan AS, memperlihatkan betapa rentannya proses diplomatik ini dan mengurangi harapan untuk penyelesaian yang cepat. Dalam situasi ini, harga energi tetap berada pada tingkat yang tinggi, yang dapat meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi akan kebijakan moneter yang ketat dari Federal Reserve AS. Para pelaku pasar telah mempertimbangkan lebih dari 50% kemungkinan untuk adanya kenaikan suku bunga dari The Fed pada tahun 2026, yang membantu dolar AS mencapai rekor tertinggi tahunan baru pada hari Selasa dan mungkin akan membatasi potensi kenaikan lebih lanjut pada GBP/USD.

This image is no longer relevant

Tekanan tambahan terhadap pound datang dari kerentanan ekonomi Inggris terhadap guncangan harga energi yang terkait dengan konflik di Timur Tengah. Pada saat yang sama, sinyal bernada hawkish dari Bank of England mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga sedini April—di tengah risiko inflasi—meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi, sehingga membuat investor lebih berhati-hati untuk membuka posisi bullish baru pada pound.

Dalam kondisi seperti ini, pasar kemungkinan ingin melihat kelanjutan pembelian yang meyakinkan sebelum menyimpulkan bahwa harga spot telah membentuk titik terendah jangka pendek.

Di sesi Amerika Utara nanti, data lowongan pekerjaan JOLTS AS dan indeks kepercayaan konsumen Conference Board dapat memengaruhi dolar dan menciptakan peluang trading jangka pendek pada GBP/USD. Namun, perkembangan geopolitik tetap menjadi pendorong utama sentimen pasar.

Dari perspektif teknikal, oscillator berada di wilayah negatif dan pasangan ini diperdagangkan di bawah semua moving average. Namun, perlu dicatat bahwa SMA 100 hari dan 200 hari telah mendatar, yang mengindikasikan kemungkinan pergerakan sideways dan memberikan pelaku bullish setidaknya peluang dalam jangka pendek.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.