Lihat juga
10.02.2026 01:34 PMPasar terus berayun dari tenang menuju badai lalu kembali tenang. Laporan larangan Beijing terhadap bank-bank Tiongkok untuk membeli US Treasuries mengguncang pasar. Setelah itu, Forex sempat menikmati jeda sementara. Namun, guncangan baru bisa datang dari data ketenagakerjaan, inflasi, dan penjualan ritel AS — data yang akan memperjelas sikap The Fed dan memengaruhi prospek EUR/USD.
Bank sentral AS masih menjadi penentu sentimen pasar. ECB sudah menetapkan arah kebijakan moneternya dalam jangka pendek. Menurut Presiden Bundesbank Joachim Nagel, kecil kemungkinan ECB akan melonggarkan kebijakan sebagai respons terhadap melambatnya inflasi. Skenario tersebut sudah tercermin dalam proyeksi ECB; bank tersebut memperkirakan harga konsumen akan kembali ke target di kemudian hari.
Dinamika inflasi AS
Pasar berjangka memperkirakan probabilitas penurunan suku bunga The Fed sebesar 75% pada bulan Juni dan 37% pada bulan April. Gedung Putih lebih memilih penurunan suku bunga lebih cepat daripada nanti. Bagaimanapun, biaya pembayaran utang, pembayaran jaminan sosial, pengeluaran Medicare dan Medicaid tumbuh 8–9% dalam empat bulan pertama tahun fiskal 2025–2026. Porsi anggaran untuk hal-hal tersebut melonjak dari 57,6% menjadi 61,2%.
Tidak mengherankan jika Donald Trump tidak senang dengan suku bunga yang tinggi. Presiden mengklaim bahwa pengesahan Kevin Warsh sebagai ketua The Fed akan mendorong ekonomi AS tumbuh 15% — angka yang sangat jarang terlihat dalam 70–80 tahun terakhir. Selama dekade terakhir, PDB AS hanya tumbuh rata-rata sekitar 2,8%.
Gedung Putih jelas mencampuradukkan harapan dengan realitas, dan para "boneka" mereka ikut bermain. Anggota FOMC Stephen Miran mengatakan banyak masalah bisa diselesaikan dengan mengecilkan neraca The Fed. Kevin Warsh sebelumnya juga menyalahkan neraca yang membengkak sebagai penyebab tingginya inflasi di AS.
Gambaran teknikal
Pada grafik harian, EUR/USD berada dalam fase konsolidasi jangka pendek setelah kenaikan yang kuat. Tertembusnya level tertinggi lokal baru di 1,193 akan membuka peluang untuk menambah posisi beli yang dibuka dari 1,1835. Pada saat yang sama, kita perlu mewaspadai risiko terbentuknya pola pembalikan 1-2-3. Syarat yang diperlukan untuk pola tersebut adalah penurunan euro kembali di bawah level pivot di $1,1835, yang merupakan area support kunci.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.


