Analisis Trading dan Tips untuk Trading Yen Jepang
Uji harga di 156.43 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Karena alasan itu, saya tidak menjual dolar.
Yen mengalami penguatan terhadap dolar setelah Stephen Miran, anggota Dewan Gubernur Federal Reserve AS, menyatakan kemarin bahwa suku bunga di AS seharusnya jauh lebih rendah daripada saat ini. Meskipun pernyataannya sudah diperkirakan sebelumnya, ditambah dengan ungkapan Trump tentang perlunya mendorong perekonomian AS, ini tetap menimbulkan tekanan pada pasangan USD/JPY.
Hari ini, lonjakan pesanan mesin di Jepang turut mendukung penguatan yen terhadap dolar. Data ekonomi yang dirilis oleh Biro Statistik Tokyo menunjukkan peningkatan yang tidak terduga sebesar 25. 3% dibandingkan bulan sebelumnya—ini merupakan lonjakan paling besar sejak awal tahun. Para produsen yang berfokus pada ekspor, terutama di sektor mesin dan elektronik, meningkatkan tingkat pembelian mereka, yang menunjukkan adanya pemulihan dalam rantai pasokan global. Hal ini mungkin berkaitan dengan berkurangnya dampak tarif perdagangan dari AS serta meningkatnya permintaan dari Asia dan Eropa, di mana perusahaan-perusahaan sedang berusaha mendiversifikasi sumber pasokan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber dari Amerika.
Terkait strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan realisasi Skenario #1 dan #2.
Skenario Beli
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini saat harga mencapai titik masuk di sekitar 155.48 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 155.81 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di dekat 155.81, saya berniat menutup posisi buy dan membuka posisi sell berlawanan arah (dengan mengantisipasi pergerakan berlawanan sekitar 30–35 pip dari level tersebut). Sebaiknya kembali membuka posisi buy pada koreksi dan pullback signifikan di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 155.25 ketika indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan 155.48 dan 155.81 dapat diantisipasi.
Skenario Jual
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah terjadi penembusan level 155.25 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pasangan ini. Target utama penjual akan berada di level 154.85, di mana saya berniat menutup posisi sell dan segera membuka posisi buy berlawanan arah (dengan mengantisipasi pergerakan berlawanan sekitar 20–25 pip dari level tersebut). Lebih baik menjual sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika harga dua kali berturut-turut menguji level 155.48 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan 155.25 dan 154.85 dapat diantisipasi.
Penjelasan Grafik:
Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.