empty
 
 
09.02.2026 02:36 PM
Muncul Keraguan atas Tanggung Jawab Powell

Pekan lalu, beberapa anggota Partai Republik di Komite Perbankan Senat menyuarakan keraguan atas penyelidikan yang dilakukan Departemen Kehakiman terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, sementara salah satu anggota komite bahkan mengancam akan menghalangi pembahasan calon pejabat Fed yang diajukan Presiden Donald Trump hingga penyelidikan tersebut diselesaikan.

This image is no longer relevant

Senator dari Partai Republik, yang umumnya mendukung keputusan Trump untuk mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed, kini semakin melihat penyelidikan itu sebagai penghalang yang tidak perlu bagi proses konfirmasi yang seharusnya berjalan lancar. Tindakan terorganisir pemerintah terhadap bank sentral yang dipimpin oleh Ketua Powell, yang berujung pada penyelidikan kriminal mengenai kemungkinan penipuan terhadap Kongres terkait proyek renovasi markas besar The Fed yang menelan biaya miliaran dolar, kini berpotensi menunda diskusi tentang nominasi Warsh tanpa batasan waktu.

Senator Thom Tillis, seorang Republikan di Komite Perbankan yang secara terbuka mengekspresikan kekhawatiran terkait independensi The Fed, menyatakan bahwa ia akan menolak setiap nominasi Trump untuk Ketua The Fed hingga masalah ini diselesaikan. Meskipun Partai Republik mendominasi Senat, mereka hanya memiliki selisih suara yang tipis di Komite Perbankan; tanpa dukungan Tillis, kemungkinan besar mereka tidak dapat mengumpulkan suara yang diperlukan untuk membawa Warsh ke tahap berikutnya.

Senator Kevin Cramer menganggap penyelidikan tersebut berlebihan dan sia-sia, serta menambahkan bahwa jika pemerintah tidak membawa penyelidikan ke tingkat yang ekstrem, situasi tersebut tidak akan menarik perhatian banyak orang.

Komite Perbankan Senat merupakan salah satu dari dua panel kongres yang bertugas mengawasi Federal Reserve dan menilai calon pejabat bank sentral. Pernyataan Tillis dan Cramer menunjukkan bahwa penolakan pada tingkat komite dapat menghalangi setiap penunjukan pejabat The Fed di forum tersebut, di mana proporsi suara partai adalah 13–11. Untuk calon yang tidak mendapatkan mayoritas di komite, konfirmasi di tingkat pleno Senat memerlukan 60 suara, yang sangat sulit dicapai oleh Demokrat untuk kandidat pilihan Trump.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Departemen Kehakiman menyoroti tuduhan bahwa Ketua Powell memberikan informasi yang menyesatkan kepada anggota Komite Perbankan saat memberikan kesaksian pada bulan Juni terkait biaya dan penggunaan dana untuk proyek renovasi The Fed. Powell, yang pertama kali ditunjuk sebagai Ketua The Fed oleh Trump pada tahun 2017 dan telah berulangkali dikritik oleh presiden karena dianggap lambat dalam menurunkan suku bunga, menyatakan bahwa peningkatan pengawasan tersebut memiliki motif politik dan merupakan bentuk intervensi terhadap independensi The Fed.

Hingga saat ini, perkembangan tersebut belum menunjukkan dampak yang signifikan pada pasar valuta asing.

Dari segi teknis untuk EUR/USD, pembeli sebaiknya memperhatikan untuk kembali merebut level 1,1870. Hal ini akan membuka peluang untuk menguji level 1,1910. Dari titik tersebut, pergerakan menuju 1,1950 mungkin terjadi, meskipun akan sulit untuk menembus lebih jauh tanpa dukungan dari pelaku pasar besar. Target berikutnya berada di 1,1990. Jika terjadi penurunan, kemungkinan terdapat minat beli yang kuat dekat 1,1835. Jika pembeli tidak muncul di level tersebut, lebih baik menunggu untuk melihat pembentukan level rendah baru di 1,1805 atau membuka posisi beli dari level 1,1770.

Untuk GBP/USD, pembeli pound sterling perlu menguasai area resistance terdekat di 1,3630. Hanya dengan begitu mereka dapat mengincar level 1,3660, dan menembus di atasnya akan menjadi tantangan yang cukup besar. Target selanjutnya ada di sekitar 1,3690. Jika pasangan ini mengalami penurunan, pihak bearish akan berupaya mengambil alih kendali di 1,3585. Jika berhasil, penembusan pada kisaran tersebut akan menjadi dampak serius bagi posisi bullish dan dapat mendorong GBP/USD turun menuju 1,3545 dengan potensi lanjutan hingga 1,3511.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.